Petani Wonoasri Temukan Ribuan Keping Uang Kuno

- Jurnalis

Jumat, 8 November 2019 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lintas7.net, MADIUN – Warga Desa Ngadirejo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun digemparkan dengan penemuan benda purbakala berupa uang kuno di wilayah KPH Ngadirejo, petak 116 tanah turut Desa Ngadirejo.

Ribuan keping uang yang diduga merupakan benda peninggalan kerajaan Majapahit tersebut kali pertama ditemukan oleh Sumiran, warga setempat pada Rabu (6/11/2019) sekitar pukul 15.00 WIB.

“Pak Sumiran waktu itu mencangkul di lokasi untuk ditanami ketela, lalu cangkulnya membentur benda keras, setelah diperiksa ternyata benda itu adalah sebuah Kendit berisi uang kuno,” terang Kapolsek Wonoasri,  AKP Muslich Bawani.

Kapolsek Wonoasri AKP Muslich Bawani (paling kiri) mengecek lokasi penemuan uang kuno

Menurut AKP Muslich, uang kuno tersebut berbahan logam. Bentuknya lingkaran dengan lubang berbentuk kotak di tengahnya. Secara fisik, bentuknya masih utuh. Namun sudah berkarat dan berwarna kehijauan seperti tertutup lumut. Setelah digosok, warnanya kekuning-kuningan. Ada bentuk seperti lambang namun tidak ada yang menunjukkan huruf atau angka.

Baca Juga :  Pacitan Gelar Ekspedisi Merah Putih 70-Mile Sea Paradise, AHY Dijadwalkan Ikut Susur Pantai

“Setelah ditimbang beratnya sekitar 5 kilogram,” kata AKP Muslich.

Menurutnya, penemuan uang kuno ini adalah yang kedua kalinya. Sebelumnya pada sekitar tahun 2018 juga ditemukan uang kuno serupa dengan lokasi yang berjarak hanya sekitar dua meter dari lokasi penemuan kali ini.



Saat ini, uang kuno tersebut disimpan di rumah Sumiran. Sembari menunggu tim ahli dari Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Trowulan, Mojokerto.

“Saran dari Trowulan dan kabupaten, disimpan di tempat penemunya,” urainya.

Baca Juga :  Menakar Kekuatan Para Kandidat di Pilkada Pacitan Berdasarkan Hasil Pileg 2024

Sementara, Kasi Cagar Budaya Kabupaten Madiun Sugino mengatakan pihaknya belum bisa memastikan uang kuno tersebut merupakan peninggalan jaman kerajaan apa.

Tetapi temuan tersebut sudah didata, disurvey, dicatat dan dilaporkan ke Bupati. Selain itu, juga diteruskan ke BPTB Trowulan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jatim utamanya seksi sejarah dan purbakala.


Baru setelah itu, tim dari Trowulan akan turun melakukan survey ke lapangan. Setelah itu nanti akan diketahui benda tersebut peninggalan jaman kerajaan apa.

“Selanjutnya kita menunggu, kita sudah koordinasi dengan Trowulan atau provinsi, hasilnya nanti dikirimi,” ujar Sugino. (ant)

Berita Terkait

Setelah Tiga Dekade Bersengketa, BPN Pacitan Ungkap Hasil Pemetaan Ulang Kawasan Goa Gong
Citra Margaretha Kecewa Rumahnya Digeledah KPK: Saya Sudah Dijadwalkan Diperiksa
KPK Geledah Rumah Pengusaha Sukses Asal Pacitan, Warga Desa Bangunsari Heboh
Sinergi Sekolah dan Orangtua: SMPIT Al-Wakil Gelar Parenting “Mendidik Generasi Bijak Digital”
Upacara Adat ‘Jangkrik Genggong’ Wujud Syukur dari Hasil Laut
Antisipasi Penyebaran Leptospirosis Melalui Lokakarya Mini di Kecamatan Ngadirojo
Aksi Hijau Hari Bumi, PLN NP UP Pacitan Tanam Cemara dan Pandan Laut
PLN Nusantara Power UP Pacitan Gandeng Kejari, Perkuat Penanganan Hukum Perdata dan TUN

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:13 WIB

Setelah Tiga Dekade Bersengketa, BPN Pacitan Ungkap Hasil Pemetaan Ulang Kawasan Goa Gong

Senin, 18 Mei 2026 - 16:41 WIB

KPK Geledah Rumah Pengusaha Sukses Asal Pacitan, Warga Desa Bangunsari Heboh

Kamis, 30 April 2026 - 19:12 WIB

Sinergi Sekolah dan Orangtua: SMPIT Al-Wakil Gelar Parenting “Mendidik Generasi Bijak Digital”

Kamis, 30 April 2026 - 12:00 WIB

Upacara Adat ‘Jangkrik Genggong’ Wujud Syukur dari Hasil Laut

Selasa, 28 April 2026 - 20:50 WIB

Antisipasi Penyebaran Leptospirosis Melalui Lokakarya Mini di Kecamatan Ngadirojo

Berita Terbaru