PPI Madiun Salurkan Bantuan Kemanusiaan Melalui ACT Madiun

- Jurnalis

Kamis, 21 Januari 2021 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET, KOTA MADIUN – Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun merespon cepat bencana yang terjadi di tanah air dengan mengirimkan bantuan tunai melalui Aksi Cepat Tanggp (ACT) Madiun, Kamis (21/1/2021).

Sejak awal tahun 2021, Indonesia sudah dimulai dengan cobaan yang bertubi-tubi. Bencana seperti jatuhnya pesawat, gunung meletus, banjir, longsor, hingga puting beliung tak henti silih berganti. Kedermawanan masyarakat Indonesia mulai diuji untuk saling peduli kepada mereka yang membutuhkan.

“Bantuan tunai berasal dari civitas akademi PPI Madiun yang digalang sejak Senin (18/1/2021). PPI Peduli turut prihatin atas bencana yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia. Melalui ACT Madiun kami berharap bantuan ini tersampaikan guna meringankan bebas saudara kita,” ungkap Handoko, Ketua Program Studi Manajemen Transportasi Perkeretaapian dan juga Ketua Takmir Masjid PPI Madiun.

Baca Juga :  Bertemunya Pelaku Budaya, Pekerja Seni, Tradisi Kabupaten Pacitan dan Sekitarnya di Museum Song Terus Expo Dalam "Jagat Mbah Sayem"

ACT sebagai lembaga yang tanggap untuk masalah kebencanaan menyambut baik kepercayaan dari PPI Madiun. “Sejak hari 1 bencana terjadi, kami sudah turun langsung di lapangan. Selain itu kami memiliki program Bergerak Bersama Selamatkan Bangsa ikut memberikan bantuan melalui Kapal Kemanusiaan,” jelas Wahyu Sulistianto Putro, Kepala Cabang ACT Madiun.

Baca Juga :  DPC Partai Demokrat Ucapkan Selamat Atas Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Semoga Membawa Harapan Yang Lebih Baik Untuk Pacitan 

Nantinya melalui Kapal Kemanusiaan ACT bisa menampung berbagai bantuan bahan pokok dari masyarakat dari seluruh Madiun Raya. Diharapkan dengan partisipasi dari setiap elemen masyarakat, bantuan dapat tersalurkan kepada mereka yang membutuhkan terutama di Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan. (ant/red)

Berita Terkait

Setelah Tiga Dekade Bersengketa, BPN Pacitan Ungkap Hasil Pemetaan Ulang Kawasan Goa Gong
Citra Margaretha Kecewa Rumahnya Digeledah KPK: Saya Sudah Dijadwalkan Diperiksa
KPK Geledah Rumah Pengusaha Sukses Asal Pacitan, Warga Desa Bangunsari Heboh
Sinergi Sekolah dan Orangtua: SMPIT Al-Wakil Gelar Parenting “Mendidik Generasi Bijak Digital”
Upacara Adat ‘Jangkrik Genggong’ Wujud Syukur dari Hasil Laut
Antisipasi Penyebaran Leptospirosis Melalui Lokakarya Mini di Kecamatan Ngadirojo
Aksi Hijau Hari Bumi, PLN NP UP Pacitan Tanam Cemara dan Pandan Laut
PLN Nusantara Power UP Pacitan Gandeng Kejari, Perkuat Penanganan Hukum Perdata dan TUN

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:13 WIB

Setelah Tiga Dekade Bersengketa, BPN Pacitan Ungkap Hasil Pemetaan Ulang Kawasan Goa Gong

Senin, 18 Mei 2026 - 16:41 WIB

KPK Geledah Rumah Pengusaha Sukses Asal Pacitan, Warga Desa Bangunsari Heboh

Kamis, 30 April 2026 - 19:12 WIB

Sinergi Sekolah dan Orangtua: SMPIT Al-Wakil Gelar Parenting “Mendidik Generasi Bijak Digital”

Kamis, 30 April 2026 - 12:00 WIB

Upacara Adat ‘Jangkrik Genggong’ Wujud Syukur dari Hasil Laut

Selasa, 28 April 2026 - 20:50 WIB

Antisipasi Penyebaran Leptospirosis Melalui Lokakarya Mini di Kecamatan Ngadirojo

Berita Terbaru