Menu

Mode Gelap
Jaga Kesehatan Lansia, Ini Yang Dilakukan Pemdes Bukur Asyik Nongkrong di Warung Saat Jam Sekolah, Belasan Pelajar di Madiun Terjaring Razia Satpol PP BST 2023 Lebih Singkat, Cepat dan Tepat Sasaran Operasi Zebra Semeru 2023 Resmi Digelar Mulai Hari Ini  Meriahnya Puncak Peringatan HUT ke 78 RI di Desa Tulung

Madiun · 10 Feb 2019 00:17 WIB ·

Peringati HPN, Ahmad Dawami Ibaratkan Pers Sebagai Rem


 Peringati HPN, Ahmad Dawami Ibaratkan Pers Sebagai Rem Perbesar

MADIUN – Hari Pers Nasional (HPN) yang bertepatan dengan lahirnya organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dirayakan Bupati Madiun Ahmad Dawami bersama sejumlah wartawan di Pendapa Muda Graha Pemkab Madiun, Jalan Alun-Alun Utara Kota Madiun, Jumat (9/2/2019) malam. Perayaan dilakukan dengan acara tumpengan.

Dalam kesempatan itu, Siswowidodo, perwakilan dari wartawan menyampaikan terima kasih atas kepedulian Pemkab Madiun memeberikan sarana komunikasi dan silaturahmi di peringatan HPN 2019.

Namun, perayaan semacam itu tidak lantas mengganggu independensi wartawan. “Boleh ada hubungan harmonis tapi tidak boleh erat sehingga lupa tugas dan fungsinya. Sebab independensi dan profesionlisme sebuah tuntutan jurnalis memperjuangkan keadilan dan kebenaran untuk membangun bangsa,” kata wartawan dari Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara itu saat memberikan sambutan.

Bupati Madiun Ahmad Dawawi, mengatakan bahwa wartawan memiliki peran penting dalam mengontrol dan memajukan pelaksanaan pembangunan ke arah yang lebih baik. “Tugas wartawan adalah mengingatkan kita yang di pemerintahan. Jadi insan pers sebagai pengendali karena seperti kendaraan bila tanpa rem bisa blong,” jelas Kaji Mbing sapaan akrab Ahmad Dawami.

Dia berharap di usia 34 tahun HPN ini pers sebagai penerang pemerintah dalam mendorong program yang menyentuh masyarakat. Terlebih, lanjutnya, HPN tahun 2019 saat ini mengangkat tema “Pers Menguatkan Ekonomi Kerakyatan Berbasis Digital”. Maka komunikasi dua arah antara pemerintah dan pers harus sinergi demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Memilik sejarah, ia menceritakan bahwa pers memiliki peranan penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia hingga reformasi tahun 1998. Pun, sebenarnya tahun 1907 Indonesia telah memiliki media cetak pertama kali yakni Media Prijaji yang akhirnya dimusnahkan oleh kekejaman pemerintah Hindia Belanda.

“Mudah-mudahan para jurnalis yang telah gugur dan berjasa bagi Indonesia diberi tempat di sisi-Nya,” terang Ahmad Dawami usai potong tumpeng peringati HPN bersama para awak media.

Dalam perayaan HPN 2019 itu turut hadir Sekda Kota Madiun Tontro Pahlawanto, pejabat di organisasi perangkat daerah, dan sejumlah wartawan media massa elektronik maupun cetak. (ant/imr)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Jaga Kesehatan Lansia, Ini Yang Dilakukan Pemdes Bukur

26 September 2023 - 12:00 WIB

Asyik Nongkrong di Warung Saat Jam Sekolah, Belasan Pelajar di Madiun Terjaring Razia Satpol PP

12 September 2023 - 14:04 WIB

BST 2023 Lebih Singkat, Cepat dan Tepat Sasaran

5 September 2023 - 14:00 WIB

Operasi Zebra Semeru 2023 Resmi Digelar Mulai Hari Ini 

4 September 2023 - 12:55 WIB

Meriahnya Puncak Peringatan HUT ke 78 RI di Desa Tulung

27 Agustus 2023 - 19:58 WIB

Pesta Rakyat IM3 di Kota Madiun, Meriah dan Bertabur Hadiah

20 Agustus 2023 - 08:37 WIB

Trending di Madiun