Menu

Mode Gelap
Kemenag Kota Madiun Disorot LSM Garis PAKEM Mandiri Terkait TPG Non PNS Tahun 2018 dan Dugaan Pungli Musrenbang, Lima Sektor Jadi Prioritas RKPD Kabupaten Madiun 2024 Teken Finacial Close Proyek KPBU APJ, Bupati Madiun Ingin Kebijakan Bermanfaat Untuk Masyarakat  Mobil Masuk Jurang, Sopir dan Mantan Kades Dadapan Tewas Pertimbangan Masa Depan, Kasus Pencurian Karburator di Mapolres Madiun Sepakat Selesai dengan Diversi 

Madiun · 10 Feb 2019 00:17 WIB ·

Peringati HPN, Ahmad Dawami Ibaratkan Pers Sebagai Rem


 Peringati HPN, Ahmad Dawami Ibaratkan Pers Sebagai Rem Perbesar

MADIUN – Hari Pers Nasional (HPN) yang bertepatan dengan lahirnya organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dirayakan Bupati Madiun Ahmad Dawami bersama sejumlah wartawan di Pendapa Muda Graha Pemkab Madiun, Jalan Alun-Alun Utara Kota Madiun, Jumat (9/2/2019) malam. Perayaan dilakukan dengan acara tumpengan.

Dalam kesempatan itu, Siswowidodo, perwakilan dari wartawan menyampaikan terima kasih atas kepedulian Pemkab Madiun memeberikan sarana komunikasi dan silaturahmi di peringatan HPN 2019.

Namun, perayaan semacam itu tidak lantas mengganggu independensi wartawan. “Boleh ada hubungan harmonis tapi tidak boleh erat sehingga lupa tugas dan fungsinya. Sebab independensi dan profesionlisme sebuah tuntutan jurnalis memperjuangkan keadilan dan kebenaran untuk membangun bangsa,” kata wartawan dari Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara itu saat memberikan sambutan.

Bupati Madiun Ahmad Dawawi, mengatakan bahwa wartawan memiliki peran penting dalam mengontrol dan memajukan pelaksanaan pembangunan ke arah yang lebih baik. “Tugas wartawan adalah mengingatkan kita yang di pemerintahan. Jadi insan pers sebagai pengendali karena seperti kendaraan bila tanpa rem bisa blong,” jelas Kaji Mbing sapaan akrab Ahmad Dawami.

Dia berharap di usia 34 tahun HPN ini pers sebagai penerang pemerintah dalam mendorong program yang menyentuh masyarakat. Terlebih, lanjutnya, HPN tahun 2019 saat ini mengangkat tema “Pers Menguatkan Ekonomi Kerakyatan Berbasis Digital”. Maka komunikasi dua arah antara pemerintah dan pers harus sinergi demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Memilik sejarah, ia menceritakan bahwa pers memiliki peranan penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia hingga reformasi tahun 1998. Pun, sebenarnya tahun 1907 Indonesia telah memiliki media cetak pertama kali yakni Media Prijaji yang akhirnya dimusnahkan oleh kekejaman pemerintah Hindia Belanda.

“Mudah-mudahan para jurnalis yang telah gugur dan berjasa bagi Indonesia diberi tempat di sisi-Nya,” terang Ahmad Dawami usai potong tumpeng peringati HPN bersama para awak media.

Dalam perayaan HPN 2019 itu turut hadir Sekda Kota Madiun Tontro Pahlawanto, pejabat di organisasi perangkat daerah, dan sejumlah wartawan media massa elektronik maupun cetak. (ant/imr)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Kemenag Kota Madiun Disorot LSM Garis PAKEM Mandiri Terkait TPG Non PNS Tahun 2018 dan Dugaan Pungli

22 Maret 2023 - 09:45 WIB

Musrenbang, Lima Sektor Jadi Prioritas RKPD Kabupaten Madiun 2024

21 Maret 2023 - 14:39 WIB

Teken Finacial Close Proyek KPBU APJ, Bupati Madiun Ingin Kebijakan Bermanfaat Untuk Masyarakat 

18 Maret 2023 - 09:44 WIB

Pertimbangan Masa Depan, Kasus Pencurian Karburator di Mapolres Madiun Sepakat Selesai dengan Diversi 

1 Maret 2023 - 14:03 WIB

Terciduk Asyik Ngobrol saat Pembekalan, Bupati Madiun Tegur Seorang Perangkat Desa

31 Januari 2023 - 17:39 WIB

Tergiur Untung 50 Ribu per Gram, Pemuda di Madiun Nekat Edarkan Narkoba

27 Januari 2023 - 21:48 WIB

Trending di Hukum