Peringati HPN, Ahmad Dawami Ibaratkan Pers Sebagai Rem

- Jurnalis

Minggu, 10 Februari 2019 - 00:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN – Hari Pers Nasional (HPN) yang bertepatan dengan lahirnya organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dirayakan Bupati Madiun Ahmad Dawami bersama sejumlah wartawan di Pendapa Muda Graha Pemkab Madiun, Jalan Alun-Alun Utara Kota Madiun, Jumat (9/2/2019) malam. Perayaan dilakukan dengan acara tumpengan.

Dalam kesempatan itu, Siswowidodo, perwakilan dari wartawan menyampaikan terima kasih atas kepedulian Pemkab Madiun memeberikan sarana komunikasi dan silaturahmi di peringatan HPN 2019.

Namun, perayaan semacam itu tidak lantas mengganggu independensi wartawan. “Boleh ada hubungan harmonis tapi tidak boleh erat sehingga lupa tugas dan fungsinya. Sebab independensi dan profesionlisme sebuah tuntutan jurnalis memperjuangkan keadilan dan kebenaran untuk membangun bangsa,” kata wartawan dari Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara itu saat memberikan sambutan.

Baca Juga :  Kecamatan Tegalombo Mulai Persiapkan Satu Desa Satu Data

Bupati Madiun Ahmad Dawawi, mengatakan bahwa wartawan memiliki peran penting dalam mengontrol dan memajukan pelaksanaan pembangunan ke arah yang lebih baik. “Tugas wartawan adalah mengingatkan kita yang di pemerintahan. Jadi insan pers sebagai pengendali karena seperti kendaraan bila tanpa rem bisa blong,” jelas Kaji Mbing sapaan akrab Ahmad Dawami.

Dia berharap di usia 34 tahun HPN ini pers sebagai penerang pemerintah dalam mendorong program yang menyentuh masyarakat. Terlebih, lanjutnya, HPN tahun 2019 saat ini mengangkat tema “Pers Menguatkan Ekonomi Kerakyatan Berbasis Digital”. Maka komunikasi dua arah antara pemerintah dan pers harus sinergi demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Pemkab Madiun Raih Penghargaan Level 3 SPIP

Memilik sejarah, ia menceritakan bahwa pers memiliki peranan penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia hingga reformasi tahun 1998. Pun, sebenarnya tahun 1907 Indonesia telah memiliki media cetak pertama kali yakni Media Prijaji yang akhirnya dimusnahkan oleh kekejaman pemerintah Hindia Belanda.

“Mudah-mudahan para jurnalis yang telah gugur dan berjasa bagi Indonesia diberi tempat di sisi-Nya,” terang Ahmad Dawami usai potong tumpeng peringati HPN bersama para awak media.

Dalam perayaan HPN 2019 itu turut hadir Sekda Kota Madiun Tontro Pahlawanto, pejabat di organisasi perangkat daerah, dan sejumlah wartawan media massa elektronik maupun cetak. (ant/imr)

Berita Terkait

BKAD Pacitan Perkuat Kapasitas Hukum Kades dan BPD, Tekankan Tata Kelola Desa Berbasis Risiko
Hujan Turun Membawa Berkah, Tapi Jalan Purworejo–Banjarsari Kian Parah
Masih Ada PR Besar Layanan Keterbukaan Informasi Publik
BKAD Pringkuku Gelar Rakor Peningkatan Kapasitas BPD, Dorong Sinergi dan Tata Kelola Desa yang Lebih Baik
Ratusan Warga Serbu Gerakan Pangan Murah di Pringkuku, Beras SPHP Ludes Diserbu Pembeli
TPP dan Inspektorat Pacitan Berkolaborasi, Komitmen Bersama Cegah Korupsi Sejak Dini
Ibunya Nelayan Jatim, Khofifah Tinjau Pelabuhan Tamperan dan Gulirkan Program Perikanan  
Bantuan BLT Disalurkan, Gubernur Jatim Tekankan Pentingnya Penggunaan Dana yang Produktif

Berita Terkait

Senin, 29 Desember 2025 - 17:44 WIB

BKAD Pacitan Perkuat Kapasitas Hukum Kades dan BPD, Tekankan Tata Kelola Desa Berbasis Risiko

Selasa, 28 Oktober 2025 - 08:44 WIB

Hujan Turun Membawa Berkah, Tapi Jalan Purworejo–Banjarsari Kian Parah

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 21:55 WIB

Masih Ada PR Besar Layanan Keterbukaan Informasi Publik

Selasa, 23 September 2025 - 04:59 WIB

BKAD Pringkuku Gelar Rakor Peningkatan Kapasitas BPD, Dorong Sinergi dan Tata Kelola Desa yang Lebih Baik

Senin, 1 September 2025 - 19:39 WIB

Ratusan Warga Serbu Gerakan Pangan Murah di Pringkuku, Beras SPHP Ludes Diserbu Pembeli

Berita Terbaru